JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL Memasuki musim penghujan memicu perkembangan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Sejauh ini sudah puluhan warga Tanjabbar yang terserang penyakit dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti ini.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tanjabbar, setidaknya ada 90 warga terserang salah satu penyakit yang menyebabkan kematian tersebut. Guna mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD tersebut, pihak Dinkes Tanjabbar melakukan fogging ribuan rumah warga.
Kepala Dinas Kesehatan Tanjabbar, dr Hj Andi Pada MKes melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P), dr Johanes J Sitorus, mengungkaplan, pihaknya sudah melakukan antisipasi dini terhadap pemberantasan penyakit yang diakibatkan Nyamuk. Seiring dengan masuknya musim penghujan.
Kita sudah melakukan penyemprotan di dua kecamatan. Yakni Kecamatan Tungkal Ilir dan Kecamatan Betara, ujar dr Johanes J Sitorus.
Untuk kegiatan fogging, Kata Johanes, di wilayah Kecamatan Tungkal Ilir dilakukan di 8 kelurahan. Sedangkan di Kecamatan Betara ada 1 desa.
Dari dua kecamatan ini pula ada sekitar 5 ribu rumah yang di fogging untuk antisipasi penyumbang terbanyak penyakit DBD, terangnya. (sun)
