iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK Terjawab sudah misteri kematian hewan ternak sapi di Kabupaten Tanjab Timur. Berdasdarkan hasil pemeriksaan sample, Sapi yang mati secara berturut-turut di Kelurahan Tanjung Solok, Kecamatan Kula Jambi, dilaboratorium Balai Veteriner Bukit Tinggi, sapi yang mati positif karena virus Jembrana.

kita sudah terima hasil Lab-nya, itu positif Jembrana,ungkap Rajito, Kadis Perkebunan dan Peternakan Tanjab Timur, Senin (13/11).

Untuk itu katanya, pihakanya akan melakukan vaksinasi Jembrana terhadap sapi yang masih bertahan hidup di Kelurahan Tanjung Solok. Tapi vaksinasi itu baru bisa dilakukan 14 hari vasca kejadian, pada (7/11) lalu.

Tapi kami sudah melakukan pemberian vitamin. Itu langkah awal. Selanjutnya akan kita lakukan vaksin,lanjutnya. (oni) 


Berita Terkait



add images