JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Sepanjang tahun 2017 ini, sebanyak 35.164 unit rumah tergenang banjir. Dan jumlah korban terdampak sebanyak 81.805 orang yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di Jambi.
Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi Bach yuni Desliansyah, mengatakan, dari laporan bulanan BPBD Provinsi Jambi, pada bulan Januari banjir terjadi banjir mengenangi Kabupaten Kerinci, dan Kota Sungai Penuh. Banjir didua daerah ini sebanyak 3677 unit rumah tergenang dan korban terdampak 15.007 orang.
Kemudian pada bulan Februari banjir mengenangi 2 kabupaten yakni Muaro Jambi, dan Bungo. Dengan jumlah rumah terendam sebanyak 135 unit, dan tidak menyebabkan korban. Karena banjir hanya mengenangi bebera jam saja.
Longsor terjadi di Kabupaten Sarolangun dengan 30 rumah terdampak benruntung korban tidak ada, kata Banchyuni.
Bulan Maret, dengan jumlah hujan yang tinggi. Banjir yang terjadi tersebar di 7 kabupaten secara serempak. Dengan jumlah 29312 unit rumah terendan dan korban jiwa terdampak sebanyk 60161 orang banjurt terjadi di Merangin, Sarolangun, Batang Hari, Kota Jambi, Bungo, Tebo, dan Kabupaten Muaro Jambi.April, tidak ada kejadian, katanya.
Namun pada bulan Mei, banjir kembali terjadi di Kota Sungai Penuh dengan jumlah rumah tergenang sebanyak 596 unit dengan korban jiwa tedapak 1317 jiwa.
Selanjutnya, Juni lalu, banjir di Kota Jambi, sebanyak 1064 rumah tergenang dengan 5320 korban jiwa terdampak. Kejadian banjir terkhir terjadi di Juli lalu di Kabupaten Tanjab Barat, dengan jumlah rumah tergenang sebanyk 380 dan tidak ada korban jiwa, karen banjir hanya beberapa jam.
Hingga saat ini belum ada yang sifatnya mebahayakan, banjir baru mengenangi dengan waktru yang relatif pendek, katanya. (nur)
