JAMBIUPDATE.CO, SENGETI - Selain melakukan pelebaran ruas Jalan Mendalo tepatnya depan Universitas Jambi, yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat, ternyata pihak Pemkab Muarojambi juga telah menyiapkan jalur alternatif untuk mengatasi kemacetan tersebut.
Jalur alternatif yang dimaksud ialah dengan meningkatkan jalan yang ada di Depan SPN Pondok Meja yang akan dibuat tembus ke jalan Ness dan keluar langsung ke simpang sungai Duren.
Rencana ini telah disampaikan oleh Bupati kepada Anggota DPR RI saat meninjau ke Bumi Sailun Salimbai minggu lalu, menurut Bupati jalan itu akan di tingkatkan kualitasnya dari jalan Desa menjadi jalan Kabupaten tentu dengan tonase yang lebih tinggi.
"Jadi jalan depan SPN Pondok Meja akan kami tinggikan agar tidak banjir dan tembus ke Jalan Ness dan keluar di sungai Duren, jadi mobil tidak lagi melalui kota jambi dan Mendalo," ujar Plt Kadia PU Muarojambi, Yultasmi SE ST MM saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, Yultasmi mengatakan bahwa jalan ini juga akan terhubung dengan rencana jalur Tol Sumatera sehingga akan mendapat perhatian lebih besar. "Jalan ini juga dapat menghubungkan Jalan Tol sumatera dan akan mempercepat pembangunan Daerah," ujarnya.
Sementara itu untuk pelebaran jalan Mendalo depan Unja, dari hasil koordinasi antara Pemprov dan Pemkab, maka pihak Muarojambi mendapat tugas untuk melakukan Inventarisir rumah atau tanah masyarakat yang akan di bebaskan.
Dari penyampaian yang didapat diketahui bahwa pelebaran jalan ini akan dilakukan pada tahun 2018 akan datang, Pemprov akan menanggunh semua biaya pelebaran jalan termasuk ganti rugi yang akan timbul dengan masyarakat.
"Iya memang telah ada koordinasi dengan Pemprov jadi kita Pemkab Muarojambi diminta melakukan Inventarisir tanah masyarakat yang akan dibebaskan, berapa jumlah tanah warga yang terkena pelebara dan data lainnya, untuk biaya pembangunan dan jika ada ganti rugi maka ditanggung oleh Pemerintah Pusat melalui Pemprov," imbuh Yultasmi. (era)