JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Meskipun ada penolakan dari para pencinta alam di Kerinci terkait pembukaan jalur baru pendakian Gunung Kerinci, namun Kadis Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kerinci, Ardinal, sepertinya tak ambil pusing dengan hal tersebut.
Dikonfirmasi jambiupdate.co, ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kerinci saat ini tidak terlalu mempersoalkan adanya jalur pendakian baru menuju Gunung Kerinci melalui Solok Selatan.
Menyangkut jalur Solok Selatan, itu tidak pengaruh bagi Kabupaten Kerinci, kita menyerahkan semua pada pihak TNKS, karena itu ranahnya mereka, ujar Ardinal.
Semua boleh masuk ke Kerinci, mau lewat solok Selatan atau tidak, bukan jadi masalah. Toh yang jelas mereka kan mengangkat nama Gunung Kerinci juga, bukan Gunung Solok Selatan, tegasnya.
Saat ini, sambung Ardinal, Pemerintah Kabupaten Kerinci fokus untuk melakukan pembenahan dan pengembangan wisata Gunung Kerinci dan Gunung Tujuh.
Langkah pertama kali, kita kembangkan dulu Zona 1 yakni Gunung Tujuh dan Gunung Kerinci di tahun 2018. Kita telah MoU untuk membangun jalan jalur pejalan kaki menuju Gunung Tujuh atau disebut tangga menuju ke langit di Gunung Tujuh, jelasnya.
Jika Gunung Tujuh telah berhasil dibangun dan dikembangkan sebaik mungkin di Tahun 2018 mendatang, otomatis para wisatawan asing akan memilih ke Kabupaten Kerinci untuk menuju Gunung Kerinci.
Pasalnya, jika lewat Kerinci mereka juga akan bisa sekaligus melakukan pendakian ke Gunung Tujuh. Begitu juga sebaliknya, jika lewat Solok Selatan, mereka akan berniat masuk ke Kerinci untuk ke Gunung Tujuh.
Ini merupakan cara kita, dalam persaingan melakukan pengembangan pariwisata, pungkasnya. (adi)
