JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pemerintah Kota Jambi berencana mengadakan bus transportasi massal. Kini kajian koridor yang akan dilewati telah disipakan. Titik Pembangunan halte juga sedang dipersiapakan.
Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan, Pemkot terlebih dahulu akan membangun sebanyak halte bus yang baru. Nantinya halte ini akan digunakan untuk pemberhentian bus kota. Untuk pembangunan halte Pemkot akan bekerja sama dengan pihak ketiga.
Artinya tidak menggunakan dana APBD sama sekali. Nantinya pihak ketiga tersebut bisa memasang iklan ataupun promosi produk mereka di halte tersebut, katanya.
Bahkan dirinya menawarkan kepada para pelaku usaha yang mau membangun halte, Pemkot tidak akan memungut pajak dari reklame yang ditampilkan, serta pelaku usaha bebas membuat branding atau promosi jenis usahanya pada halte tersebut.
"Kemarin kita juga sudah ketemu dengan konsultan transportasi massal. Mereka sarankan agar bus nya menggunakan mobil angkle atau bus kapasitas 20-30 penumpang," katanya.
Untuk pengadaan bus sendiri pemerintah akan menawarkan kepada operator-operator. "Bisa saja BUMD atau pengusaha transportasi lainnya," katanya.
Dikatakan Fasha, pihaknya akan mengumpulkan para pelaku usaha transportasi di kota Jambi terkait dengan rencana transportasi massal ini. Jika para pengusaha angkot ingin ikut andil dalam program transportasi massal, dirinya sangat terbuka.
"Misalnya si A punya dua bus, si B ada 5 bus, Nanti kita kumpulkan, Kita buat yang system seperti apa nantinya," pungkasnya. (hfz)
