iklan Pimpinan Komisi X DPR RI SAH
Pimpinan Komisi X DPR RI SAH

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Rapat komisi X DPR RI dengan Kemendikbud dalam rangka pembahasan pagu anggaran pendidikan di APBN 2018 mencatat ada beberapa perubahan dalam pembangunan infrastruktur pendidikan di tanah air.

Pernyataan ini disampaikan pengamat parlemen Andriof Maruteka, P.hd (14/10) kemarin di Jakarta. Menurutnya hasil pembahasan APBN ditingkat komisi berhasil merubah postur anggaran menjadi lebih fokus pada infrastruktur pendidikan.

"Postur anggaran pendidikan APBN 2018 lebih fokus untuk menata infrastruktur pendidikan di tanah air seperti pembangunan sekolah baru, perbaikan ruang kelas, sarana praktek dan laboratorium sekolah - sekolah di Indonesia secara signifikan. "

Meski belum final, perubahan ini menurutnya memperlihatkan keberpihakan DPR terhadap kelayakan standarisasi ruang belajar pada sekolah - sekolah dasar dan menengah.

Keberhasilan ini menurut doktor lulusan Ontario Kanada tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan SAH di DPR khususnya di Komisi X yang membidangi pendidikan.

"Saya apresiasi akan ketegasan SAH dalam memberi masukan terhadap Kemendikbud untuk lebih fokus pada beberapa hal seperti mutu dan infrastruktur sekolah dibanding merencanakan banyak program tetapi tidak memiliki prioritas yang jelas dan terukur," ungkapnya. 

Salah satu bentuk ketegasan SAH ini menurutnya terlihat ketika ia meminta matriks dukungan data program usulan dari dinas pendidikan seluruh Indonesia.

"Dari matriks tersebut tergambar hampir 89 persen usulan dan keluhan daerah terkait dengan sarana prasarana sekolah, sehingga banyak sekolah ketika PPDB terpaksa membatasi penerimaan murid karena keterbatasan ruang kelas dan bangku. "

Sehingga dari matriks inilah SAH meminta ada perubahan prioritas dalam penentuan anggaran 2018.

Kemendikbud sendiri menyetujui permintaan anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut bukan tanpa alasan, tetapi dengam melihat fakta bahwa penambahan pagu anggaran Infrastruktur pendidikan berhubungan langsung pada peningkatan akses masyarakat ke pendidikan.

Inilah salah satu contoh bahwa SAH mampu mewarnai kebijakan di pusat sana, Jambi patut berbangga punya anggota dewan seperti beliau, tandasnya. 

(ist)

 


Berita Terkait



add images