JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI ke Kota Palembang, Sumatera Selatan (12/10) kemarin menekankan pentingnya inovasi, kreativitas dan kerjasama dalam pengembangan ekonomi kreatif untuk berdaya saing dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika memimpin pertemuan antara Komisi X dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama para pihak (stake holders) pengembangan ekonomi kreatif di Griya Agung, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Selatan.
"Ekonomi kreatif bisa menjadi penyokong utama peningkatan kesejahteraan masyarakat, untuk mencapai hal ini perlu ditumbuhkan kreativitas, inovasi dan kerjasama dengan berbagai pihak, sehingga mampu melahirkan daya saing industri kreatif secara simultan di tiap lini bisnis usaha masyarakat."
Kunjungan kerja ini sendiri menurut SAH merupakan bagian dari upaya mencari masukan dan aspirasi masyarakat terhadap penyusunan Rancangan Undang - Undang (RUU) Ekonomi Kreatif di Komisi X DPR RI.
Masukan dan pendapat masyarakat menurut anggota fraksi partai Gerindra DPR tersebut menjadi penting, karena RUU ekonomi kreatif akan menjadi landasan yang kokoh bagi tumbuh berkembangnya industri kreatif di tanah air.
"Kita ke Palembang ingin SWOT terhadap potensi, tantangan dan masalah dan ekonomi kreatif di tanah air berbeda - beda, berdasarkan analisis ini UU Ekraf yang nanti dihasilkan mampu mewadahi tumbuh berkembangnya tiap lini usaha kreatif di masyarakat, tegas SAH.
Dalam pertemuan itu sendiri SAH menekankan pentingnya kerjasama strategis antara pemerintah, perbankan, dunia usaha dan bidang terkaitnya, jadi ini akan kita upayakan payung hukumnya secara gamblang.
Sehingga dengan adanya payung hukum, para pengambil kebijakan baik pemerintah dan lainnya dapat melakukan koordinasi yang lebih nyata dalam mensinergikan usaha kreatif di tanah air, pungkasnya.(*/wan)
