JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Kementrian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2018 akan membangun ribuan unit rumah dengan anggaran sebesar Rp 1,72 Triliun (T).
Pembangunan rumah itu salah satunya berada dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Dari program BSPS itu, Provinsi Jambi menjadi daerah penerima terbanyak dengan total bantuan perumahan sebanyak 1.158 unit.
Dikatakan oleh Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono, pembangunan perumahan ini melalu beberapa. Tujuannya, dapat mensejahterakan masyarakat dalam bentuk perbaikan rumah tidak layak huni menjadi layak huni.
Bantuan ini dilakukan di daerah perkampungan kumuh, katanya.
Selain itu, juga ada pembangunan apartemen murah atau rumah susun (Rusun) yang dinilai sangat membantu tercapainya target program Satu Juta Rumah. Disamping itu, Rusun dianggap sebagai salah satu alternatif hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) khususnya yang tinggal di perkotaan.
Program lainnya, katanya, ada program Rusun ASN, yakni pembanguan perumahan bagi ASN. Program ini tidak dilakukan diseluruh wilayah yang ada di Sumatera. Untuk tahun 2018 provinsi yang mendapatkan progam ini adalah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Sumatera Selatan.
Dari anggran Rp 1.72 T yang dikucurkan kementrian di tahun 2018 mendatang, Aceh mendapatkan anggaran paling banyak yakni Rp 258,9 M. Sementara untuk Jambi seniri mendapat jatah sebanyak Rp 198 M, yang akan digunakan unutk, Rusun MBR sebanyak 38 unit, Rumah Swadaya 1.158 unit , dan Rusun Suku Anak Dalam sebanyak 57 unit.
Kita berharap dengan program yan ada bisa memberikan rumah yang layak bagi masyarakat, katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI H. Bakri mengatakan, dengan budjet anggaran yang di kementrian tersebut, ia akan berjuang untuk tetap dapat mengarah ke Jambi.
Saya akan pelototi anggaran tersebut, agar tidak berkurang dan tidak pindah tempat, katanya.
Lanjutnya, dengan program kementerian itu, ia berharap apa yang menjadi kewajiban dari pemerintah daerah dalam hal ini provinsi agar dapat disegerakan. Pasalnya jika lamban, ditakutkan akan berpindah ke daerah lain yang telah siap.
Kita harap untuk pembebasan lahan menjadi perhatian, tambahnya.
Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli mengatakan apa yang menjadi atensi dari pemerintah pusat akan menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi Jambi.
Kita mendukung program yang telah direncanakan oleh pemerintah pusat, katanya.
Dengan progam yang telah diarahkan ke Jambi tersebut, Zola mengaku telah mengintruksikan SKPD terkait untuk melakukan peninjauan lokasi agar program dapat segera berjalan.
Tentunya ini menjadi perhatian kita, pungkasnya. (nur)
