JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Hasul survey tingkat popularitas dan elektabilitas bakal calon bupati dari Kerinci Hilir yang sudah direlease oleh lembaga survey Akses School of Research Jakarta beberapa waktu lalu, hingga kini masih mendapatkan penolakan dari beberapa kandidat cabup dari Kerinci Hilir.
Bahkan, beberapa hari lalu, Bacabup Kerinci Hilir Tafyani Kasim yang melakukan survey sendiri melalui lembaga survey Indo Barometer juga sudah merelease hasil berbeda.
Ini tentu menimbulkan polemik di internal Kerinci Hilir. Meskipun pada awalnya semua komitmen untuk menerima hasil survey, namun pada kenyataannya, seluruh kandidat sepertinya ingin tetap maju di Pilkada Kerinci mendatang. Jika kondisi ini tetap berlanjut, satu calon dari Kerinci Hilir akan sangat sulit terwujud
Tokoh masyarakat Kerinci Hilir yang juga anggota DPRD Provinsi Jambi Hasani Hamid akhirnya angkat bicara terkait polemik yang terjadi saat ini.
Menurut mantan Sekda dan Wabup Kerinci itu, melihat kondisi yang ada saat ini, hanya satu solusi yang bisa diambil. Solusi itu, siapa pun kandidat dari Kerinci Hilir yang terlebih dahulu mendapatkan dukungan Parpol untuk maju di Pilkada, itulah yang sebaiknya didukung.
Kalau masih mempolemikkan hasil survey, kapan selesainya, sementara tahapan terus berjalan. Yang paling penting saat ini, bagaimana meraih dukungan Parpol, jangan larut dengan polemik ini. Saya menyarankan, siapa pun kandidat Cabup dari Kerinci Hilir yang bisa meraih dukungan Parpol untuk maju di Pilkada, itulah yang akan didukung. Harapan kita Kerinci Hilir tetap satu calon, sarannya.
Menurut Hasani, setinggi apa pun hasil survey kalau tidak punya perahu untuk maju percuma saja. Waktu masih ada, silakan lakukan loby-loby ke Parpol, katanya.
Hasani mengatakan, beberapa Parpol besar di Jambi sebelumnya masih menunggu hasil survey Kerinci Hilir untuk menentukan arah dukungan di Pilkada Kerinci. Namun setelah melihat kondisi di Kerinci Hilir yang terpecah, arah dukungan Parpol mulai beralih. Dukungan Parpol mulai mengarah ke Kerinci Mudik. Salah-salah, kandidat Cabup dari Kerinci Hilir tidak ada yang dapat perahu, pungkasnya.
(pas)
