JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Hingga kini masih ada 5 Jamaah Haji asal Jambi yang masih berada di Tanah Suci Makkah. Keberadaan mereka di sana bukan dalam rangkaian ibadah haji. Lima JH itu masih menjalani perawatan karena sakit.
Humas Kemenag Jambi, M Thoif mengatakan,kelima JH itu belum dapat dipulangkan ke Indonesia dikarenakan masih harus menjalani perawatan di Rumah Sakit. Dari 5 JH, 4 dirawat di Madinah dan 1 di Makkah.
Selama mereka di tanah suci, biaya perawatan mereka ditanggung oleh negara, katanya.
Lanjut Thoif, ke 5 JH itu baru bisa dipulangkan apabila keadaan fisik mereka sanggup untuk menempuh penjalanan dari tanah suci ke Jambi. Kepada keluarga JH agar tidak khawatir.
Keberadaan ke 5 JH yang belum dipulangkan dijaga oleh petugas yang telah disedikan.Kalau sudah pulang, baiaya perawatan akan ditanggung oleh BPJS, tambahnya.
Maka dari itu, sebelum dieberangkatkan, Kanwil Kemang Jambi bekerjasama dengan BPJS Jambi dalam kepengurusan kesehatan JH. Kelima JH itu ialah, Ahmad Mahmud Usman, JH dengan nomor urut 73 asal Kabupaten Bunggo pada kloter 22. Kemudian, Siti Rogaya Lobau Yusuf, JH nomor 400 asal Kabupaten Merangin yang diberangkatkan pada kloter 22.
Setelah itu, Atarman Jalil Syeh Genok, JH nomor 248 asal Kabupaten Kernci yang diberangkatkan pada kolter 24. Kemudian Mursidah M Saman Jemaah Haji nomer 322 asal Kabupaten Tebo yang diebrangkatkan pada kloter 24. Terakhir Taman Mausak Dono Tiko, JH dengan nomor 114 asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang diberangkatkan pada kloter 25.
Hingga kini mereka masih menjalani perawatan, katanya.
Lanjutnya, apabila takdir lain terjadi dengan ke 5 jemah haji itu, sama seperti JH yang meninggal dunia di tanah suci, mereka juga akan dimakamkan di sana. Kalau mereka sehat kepulangan kita yang tanggung, pungkasnya. (nur)
