iklan Pertemuan, Monitoring dan Evaluasi Ketahanan Pangan Provinsi Jambi.
Pertemuan, Monitoring dan Evaluasi Ketahanan Pangan Provinsi Jambi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Bertempat diruang rapat Odua Weston Jambi, telah dibuka secara resmi kegiatan Pertemuan, Monitoring dan Evaluasi Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Tahun 2017. Kegiatan berlangsung 12-13 Oktober 2017. Ir Hj Sri Argunaini selaku Panitia Pelaksana dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan ketahanan pangan baik yang berasal dari APBD maupun APBN.
"Sejauh mana realisasi dan keberhasilan sesuai dengan target, bila ada kendala kita berusaha mencari pemecahan permasalahan," kata Sri Kamis (12/10).

Kegiatan juga bermaksud untuk mengetahui realisasi penyerapan anggaran hingga akhir September 2017. Mengetahui dan memantau kegiatan tahun 2016 dan 2015 terkait dana bantuan sosial yang telah diserahkan kepada kelompok tani.
"Nantinya terdapat pemaparan materi mengenai kecapaian linglung Dinas Ketahanan Provinsi Jambi, gambaran Ketahanan Pangan tahun 2018, mengetahui hasil monitoring Kabupaten/Kota, mengetahui evaluasi bidang distribusi serta pencapaian, bidang konsumsi serta pencapaian dan bidang ketersediaan serta strategi pencapaian," bebernya.

Sementara, Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Ir H Amir Hasbi ME menambahkan, kegiatan ini sangat penting untuk mengukur kinerja program kegiatan baik dilevel Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi maupun Kabupaten/Kota.
"Apa yang kita evaluasi nantinya bisa menjadi informasi bagi kita semua. Ketahanan pangan merupakan bagian yang sangat penting, kita memiliki tugas yang lebih karena fungsi yang strategis. Masalah ketahanan pangan merupakan urusan wajib bukan pilihan. Ketersediaan pangan dan gizi adalah kewenangan Badan atau Kementerian hingga Dinas terkait dari level Provinsi, Kabupaten/Kota," papar Amir.

Dalam RPJMD Provinsi Jambi, masalah pangan merupakan salah satu program prioritas. Pihaknya yakin baik ditingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota, sama-sama memiliki misi serupa. Ketahanan Pangan yang diwujudkan adalah dalam rangka mewujudkan visi misi Jambi TUNTAS 2016-2021.
"Permasalahan yang terjadi selama ini kewenangan kita lingkupnya sangat besar, tapi anggaran terbatas. Nanti kami akan berkoordinasi dengan eksekutif dan legislatif untuk meminta tambahan dana. Dari Kabupaten/Kota kami minta dukungan tambahan peningkatan dana," ujarnya

Selama tahun 2017, pihaknya telah melaksanakan beberapa program, ada juga program-program yang masih berjalan. Beberapa program Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi seperti Lumbung Pangan, Gapoktan, Bansos, Kawasan Rumah Pangan Lestari, Kawasan Mandiri Pangan, Cadangan Pangan dan sebagainya. Pihaknya juga tengah mengupayakan Balai Kemanan Mutu dan Kemanan Pangan setingkat UPTD.
"Mari kita berdoa apa yang menjadi tugas dan fungsi kita dapat terwujud. Dana dekonsentrasi tahun 2017 per Sepetember 2017 baru mencapai 66,16 persen. Dibandingkan perencanaan dokumen harusnya kita sudah berada di angka 70 atau 80 persen. Ini perlu dibahas secara bersama dan dicari solusi, agar hingga akhir tahun persentase mencapai 95 persen," tandasnya.

Dalan kegiatan diikuti 58 peserta yang berasal dari Bagian Evaluasi Pelaporan Kasubag Data dan Informasi Badan Ketahuan Pangan Kementerian Pertanian, Provinsi, Kabupaten/Kota, narasumber, moderator l, panitia termasuk pejabat eselon 3 Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota.(yos) 


Berita Terkait



add images