iklan Pelatihan Safari Jurnalistik.
Pelatihan Safari Jurnalistik.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Dewan Pers bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi menggelar Pelatihan Safari Jurnalistik 2017 di hotel Odua Weston, Kamis, (28/9).

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah wartawan muda dari berbagai media di Jambi.

Saman Ketua PWI Provinsi Jambi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakana untuk meningkatkan profesionalisme profesi wartawan. Hal itu agar para wartawan menjalankan tugasnya memahami kode etik jurnalistik.

"Peserta ada 30 orang dari media yang ada di Jambi, baik cetak, elektronik dan online," katanya.

Saman menambahkan, dalam safari jurnalistik ini para wartawan yang mayoritas anggota muda PWI ini, diberikan materi tentang Undang - Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik dan aturan- aturan dewan pers serta aturan media siber.

Narasumber yang dihadirkan yakni Nezar Patria Anggota Dewan Pers Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri, Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, Marah Sakti Siregar dan Sekjen PWI Pusat Hendry CH Bangun.

Anggota Dewan Pers Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri, Nezar Patria mengatakan, kegiatan seperti ini harus terus di galakkan. Menimbang keprihatinan angka pengaduan ke dewan pers melonjak drastis.
Berdasarkan data, tahun 2000 - 2011 angka pengaduan ke dewan pers terkait dengan pemberitaan ada sebanyak 2300 aduan. "Namun dari 2011-2016 angka pengaduan sudah mencapai 4.300 aduan," katanya.

Menurutnya, ada dua kemungkinan banyaknya aduan yang masuk ke dewan pers tersebut yakni tingginya kesadaran masyarakat terkait informasi atau bisa juga kompetensi wartawan yang tidak sesuai dengan aturan jurnalistik.

Oleh sebab itu perlu di waspadai dan disikapi dengan bijak, mengingat Pers saat ini memiliki tantangan yang besar salah satunya adalah melawan berita hoax.

"Kita harus menjaga kredibilitas, bahwa informasi yang benar itu adalah informasi yang bersumber dari wartawan," pungkasnya. (hfz)


Berita Terkait



add images