JAMBIUPDATE.CO,JAMBI - Pimpinan komisi X DPR RI yang membidangi pariwisata Sutan Adil Hendra (SAH), mengingatkan dunia pariwisata daerah jangan mengalami stagnasi (terhenti atau tidak bergerak) dari pertumbuhan.
Peringatan ini disampaikan anggota DPR daerah pemilihan Provinsi Jambi tersebut melihat komparasi data antara dana infrastruktur daerah dengan realisasi kunjungan Wisman dan munculnya destinasi wisata baru.
Hal ini beliau sampaikan dalam publik hearing pemangku pariwisata nasional dan daerah di Hotel Vermont Jakarta (26/9) kemarin.
"Konektivitas baik itu jalan, bandara, pelabuhan belum menjamin pariwisata daerah berkembang, karena yang paling penting untuk menghindari stagnasi pariwisata adalah inovasi dari daerah yang bersangkutan."
Hanya beberapa daerah yang berhasil mengembangkan wisata karena pemerintah setempat dan perilaku wisata bekerja keras mengembangkan potensi yang ada, ungkapnya di hadapan ratusan pelaku usaha wisata nasional.
Kesimpulan ini SAH sampaikan berdasarkan kajian DPR dari berbagai kunjungan kerja di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua.
Kunjungan itu sendiri dilakukan DPR untuk melihat perkembangan pariwisata setelah pemerintah membangun konektivitas yang telah dibangun pemerintah, kenyataannya berbagai konektivitas tersebut sama sekali belum mengembangkan pariwisata setempat.
" Pengamatan kita di daerah yang dibangun berbagai konektivitas belum berdampak pada perkembangan pariwisata daerah. "
Bahkan komisi X DPR melihat terjadinya arus urbanisasi penduduk ke luar daerah, karena akses yang selama ini susah kini terbuka, masyarakat pergi mencari kehidupan lain, akibatnya banyak daerah yang sepi, jika ini terjadi justru menimbulkan masalah baru, jauh dari bayangan kita tentang berkembangnya pariwisata karena dibukanya konektivitas tadi, bebernya.
Untuk mengantisipasi ini SAH mendorong pemerintah daerah lebih banyak melakukan terobosan dalam bentuk inovasi wisata secara lebih kreatif dalam menjual potensi yang dimiliki, tandasnya.(*/wan)
