JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifudin Jambi melaksanakan Anjangsana dan Silaturrahmi ke Panti Asuhan Sailun Salimbai, (21/9) kemarin. Panti Asuhan yang menjadi sasaran kegiatan sosial ini terletak di Kelurahan Tempino, Kecamatan Mesong, Kabupaten Muaro Jambi.
Afriana Santosa, Ketua HMJ Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi mengatakan, kegiatan Anjangsana ke Panti Asuhan ini merupakan kegiatan rutin tahunan dari HMJ. Kegiatan amal ini dilaksanakan setiap tanggal 1 Muharram yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam.
Kegiatan amal ini merupakan agenda tahunan kita. Dan mudah-mudahan tahun depan terus berlanjut dan banyak lagi panti asuhan yang kita santuni, harapnya.
Dalam kegiatan Anjangsana ini, HMJ bersama panitia dan rekan2 mahasiswa menyerahkan bantuan sembako, alat tulis dan kebutuhan mandi kepada panti. Selain menyerahkan bantuan, dilakukan beberapa permainan untuk menambah rasa keakraban diantara mahasiswa dan adik-adik panti.
Kegiatan ditutup dengan salat zuhur berjamaah dan makan siang bersama dengan seluruh mahasiswa, dosen, pengasuh dan anak-anak panti asuhan, katanya.
Rini Warti, M.Si, Ketua Jurusan Pendidikan Matematika mengatakan, Jurusan mendukung sepenuhnya kegiatan rutin ini untuk mengasah rasa kepedulian dan empati sosial mahasiswa.
Mahasiswa bukan hanya cerdas secara akademik, namun, juga harus peka dengan lingkungan sekitar, ujarnya.
Ratini, Pengelola dan Pengasuh Panti Asuhan mengucapkan terima kasih kepada HMJ. Dia berharap apa yang telah diberikan oleh HMJ kepada anak-anak panti bisa bermanfaat. Dia juga berharap jurusan Pendidikan Matematika UIN STS Jambi lebih maju. Kata dia, Panti Sailun Salimbai ini menampung 25 orang anak usia sekolah. 2 orang SMA, 13 orang SMP dan 10 orang SD).
Ada 15 orang anak laki-laki dan 10 orang anak perempuan yang umumnya berasal dari Kabupaten Muaro Jambi dengan beragam status, yatim piatu, yatim dan dhuafa, akunya.
Sayangnya, Panti Asuhan ini tidak mendapat bantuan rutin dari instansi pemerintah dan pihak terkait lainnya. Untuk biaya operasional sehari-hari diperoleh pengasuh dari bantuan dan uluran tangan dan donator tidak tetap dan sumbangan-sumbangan masyarakat.
Kita berharap pemerintah bisa membantu kita, seperti apa yang telah dilakukan oleh HMJ Pendidikan Matematika UIN STS Jambi, pungkasnya. (fth)
