iklan Dua Polwan Cantik di Polresta Jambi saat melakukan aksi Bela Diri.
Dua Polwan Cantik di Polresta Jambi saat melakukan aksi Bela Diri.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Polresta Jambi memiliki anggota yang berprestasi. Mereka mampu memberikan medali perunggu bagi kontingan Polda Jambi dalam kejuaraan Bela Diri Polri di Mako Brimob Kelapa Dua, beberapa waktu lalu.

Keduanya yakni Bripda Putri Ayu Nabita (21) yang bertugas di Unit Reskrim Polsek Jambi Timur dan Bripda Andini (21) bertugas di Satuan Sabhara Polresta Jambi.

Dua dara cantik ini lulus tes di Polda Jambi tahun 2014 dan menyelesaikan pendidikan tahun 2015. Dari situ kedua dara cantik ini mengenal bela diri yang sebelumnya tak pernah tersentuh olehnya.

Kondisi ini dituntut wajib karena tugas kepolisian yang melindungi dan mengayomi masyarakat. Bermula dari itu, keduanya mencintai bela diri hingga mengantarkannya menjadi atlet.

Bripda Putri menyebutkan jika dirinya dan rekannya Bripda Andini baru mengenal bela diri saat lulus menjadi anggota Polri tahun 2014.

"Sebelumnya tidak pernah belajar. Pas lulus tes baru belajar bela diri," ujar Polwan kelahiran 19 Oktober 1996 ini.

Setelah mengenal bela diri, putri dari pasangan Bapak Jaharuddin dan Ibu Susilawati, terus latihan dan akhirnya terpilih menjadi atlet kontingen Polda Jambi untuk bertanding di tingkat Nasional.

Tidak sendirian, turun di kelas peragaan putri - 57, Dia ditemani rekannya Bripda Andini Mereka memperagakan berbagai gerakan. Mulai dari bantingan, kuncian hingga mematahkan tulang atau sendi.

"Saya yang membanting. Untuk latihannya cukup susah. Karena takut nanti bantingannya sakit," beber alumni SMAN 2 Kota Jambi, ini.

Hasilnya, keduanya mempersembahkan medali perunggu bagi kontingen Polda Jambi dari 70 peserta yang turun dikelasnya. Ini tentu menjadi prestasi yang patut dibanggakan.

Sementara itu, Bripda Andini Safitri mengaku, jika dirinya dan Bripda Putri sudah menjadi pasangannya pada peragaan bela diri Polri sejak awal latihan. Ini disesuaikan dengan berat badan dan tipikal dalam pertarungan.

"Memang dari awal kami bedua. Latihan juga berdua," ujar Polwan kelahiran Rantau Gedang, 17 Februari 1996 ini.

Dia berharap kedepannya bisa meraih medali emas. Tentunya, ini disertai dengan latihan keras. Kekompakan juga harus selalu dijaga.

"Tahun ini ada peningkatan. Tahun kemarin dapat juara empat. Tahun ini juara 3 dan kedepannya mudah-mudahan bisa juara 1," sebut putri dari pasangan Bapak Suratno dan Ibu Midarna, ini. (pds)


Berita Terkait



add images