iklan Bupati Adi Rozal saat berada di salah satu ruangan perawatan di RSUD H A Thalib Kerinci
Bupati Adi Rozal saat berada di salah satu ruangan perawatan di RSUD H A Thalib Kerinci

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI Kekurangan tempat tidur pasien di RSUD  HA Thalib Kerinci  berdampak kepada pelayanan. Tidak jarang pasien harus pulang atau pindah kerumah Sakit diluar kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh.

Bupati Adirozal yang dikonfirmasi menyebut, dengan jumlah penduduk dua daerah yakni 345 ribu jiwa, tentu tak semua bisa dilayani di RSUD HA Thalib. Untuk itu, Bupati menyarankan masyarakat untuk menggunakan Puskemsas terdekat yang sudah melayani pasien rawat inap. Di Kerinci seperti di Puskesmas Tamiai, Semerap, Jujun, Siulak, Kersik Tuo sudah bisa rawat inap. 

"RS kita melayani dua daerah, penduduknya sudah naik dua kalilipat dari dulu. kita ingatkan juga kalau sakit kecil mis¡lnya, bisa ke puskesmas saja, jadi meminamilisir penuhnya rumah sakit," katanya.

Terkait sertifikasi paripurna 2018, ada banyak standar yang harus dilakukan, yang pertama yakni pelayanan kepada pasien dan keluarga pasien. Namun Bupati tetap mendukung bersama masyarakat, karyawan/ti RSUD Kerinci dengan membubuhkan andatangan dalam mendukung penuh akreditasi Paripurna untuk RSUD HA Thalib tahun 2018. 

"RSUD HA Thalib merupakan kebanggan kita bersama, dengan perjuangan dan dukungan akreditasi paripurna 2018 nantinya akan mampu meningkatkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat," tandasnya. (adi)


Berita Terkait



add images