JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO-Proyek pelebaran jalan utama, mulai dari Kecamatan Muko-Muko Bhatin VII mendapat sorotan dari Ketua Fraksi PAN DPRD Bungo, M Mahili HM, SH.MH yang juga wakil rakyat dari daerah pemilihan yang meliputi Kecamatan Bungo Dani, Muko-Muko Bhatin VII, Rantau Pandan dan Bhatin III Ulu.
Mantan Ketua DPRD Bungo ini menyoroti pelaksanaan pengerjaan proyek yang terkesan asal jadi, selain itu rekanan juga kurang memperhatikan keselamatan warga sebagai pengguna jalan sehari-hari.
"Siapapun kontraktornya saya minta proyek tersebut dikerjakan dengan baik, ini asal jadi," tegas Wasekjen DPP PAN ini.
Mahili menambahkan, kondisi daerah yang saat ini kesulitan dengan dana pembangunan seharusnya bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, tidak dikerjakan asal jadi.
Ia juga menyesalkan sikap Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang kurang melakukan pengawasan terhadap proyek yang telah menelan dana besar tersebut.
"Kita ini sedang susah anggaran, jangan proyek yang ada malah tidak dijalankan dengan baik dan ini Dinas PU saya lihat kurang sekali pengawasannya," tegas Mahili.
Terakhir menurutnya sudah banyak masyarakat menjadi korban dari pelaksanaan pengerjaan proyek tersebut, hal itu terjadi karena kurangnya rambu-rambu yang dipasang oleh pihak rekanan.
Galian yang mencapai 20-35 Cm, yang menganga disepanjang sisi kiri dan kanan jalan sering kali membuat warga celaka, apalagi malam hari tidak adanya penerangan jalan ditambah kurangnya rambu-rambu.
"PU harus tegas, satu lagi itu rambu-rambu disepanjang jalan harus dipasang, sudah banyak masyarakat yang cidera karena tidak ada rambu-rambu, pungkasnya. (ptm)
