iklan  Gubernur Jambi H. Zumi Zola, STP. MA, saat menandatangani kerjasama Surat Pernyataan Kehendak (Letter of Intent/LoI) dengan UNDP
Gubernur Jambi H. Zumi Zola, STP. MA, saat menandatangani kerjasama Surat Pernyataan Kehendak (Letter of Intent/LoI) dengan UNDP

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Senin (11/9) kemarin, Gubernur Jambi H. Zumi Zola, STP. MA, menandatangani kerjasama Surat Pernyataan Kehendak (Letter of Intent/LoI) dengan UNDP tentang Implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Launching Kegiatan Pembangunan PLTMH di Provinsi Jambi.

Penandatanganan kerjasama ini merupakan yang pertama di dunia. Provinsi Jambi menjadi pilot project atau percontohan bagi negara-negara lain di dunia untuk pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan yang merupakan kerjasama United Nations Development Programme (UNDP), organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Baznas dan Bank Jambi.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bambang Soedibyo mengatakan BAZNAS mendukung dan siap mensukseskan tujuan pembangunan berkelanjutan dan pembangunan PLTMH di Provinsi Jambi.

Lanjut Bambang Soedibyo, Provinsi Jambi merupakan pemda pertama di dunia melakukan kerjasama. Sebagai pilot project (percontohan), dirinya mengharapkan tujuan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Jambi harus berhasil.

Sehingga nantinya bisa menjadi model bagi daerah-daerah lain, bahkan negara lainnya, katanya.

Sementara itu, Zumi Zola sangat berharap program pembangunan ini dapat segera diimplementasikan. Dikatakan Zola, penandatanganan LoI ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU yang sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu.

Dijelaskan Zola Pemerintah Provinsi Jambi mendukung penuh pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs)/Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, sebagaimana tertuang dalam visi dan misi pembangunan Jambi TUNTAS 2021, yang dituangkan dalam berbagai program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh beberapa OPD terkait.

Dilanjutkan Zola, tujuan pembangunan Jambi TUNTAS 2021 paralel dengan beberapa tujuan Pembangunan Berkelanjutan, seperti pengentasan kemiskinan, pendidikan yang berkualitas, peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak, pengurangan kesenjangan, kesetaraan gender, hingga penanganan perubahan iklim.

Secara bertahap, Pemprov Jambi telah meningkatkan kinerja pelaksanaan beberapa indikator pembangunan berkelanjutan tersebut," katanya.

Lanjutnya Ia mengatakan tidak dapat dipungkiri bahwa dengan keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki, upaya mencapai target pembangunan akan memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan dan bantuan dari pihak-pihak lain.
Penandatanganan LoI tersebut merupakan langkah awal untuk merealisasikan kerjasama kedua pihak, terkait implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Jambi.
Proses kerjasama Pemprov Jambi dengan UNDP sudah sangat intens dalam beberapa bulan terakhir. Namun, sesuai dengan aturan yang berlaku, maka kerjasama ini harus melewati prosedur tertentu, dimana saat ini, kita lakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI).

"Saya berharap LoI ini dapat segera dilanjutkan ketahap perjanjian kerjasama yang lebih teknis dan operasional antara OPD terkait Pemerintah Provinsi Jambi dengan divisi-divisi yang ada di UNDP, jelasnya

Ia optimis, bahwa dengan berbagai pengalaman UNDP di berbagai negara sangat membantu Pemprov Jambi dalam mengimplementasikan berbagai program dan kegiatan yang berkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan kapasitas, alih teknologi dan keahlian, hingga pembiayaan pembangunan, dengan skema-skema tertentu yang tentunya saling menguntungkan.

Selanjutnya, Zola mengucapkan terimakasih kepada UNDP yang memfasilitasi keikutsertaan Pemprov Jambi pada pada pertengahan September nanti dalam Sidang United Nations General Assembly (UNGA) di New York dalam rangaka pembahasan berbagai isu global, termasuk tujuan pembangunan berkelanjutan dan inisiasi kerjasama antara Pemprov Jambi dan UNDP tentang Implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan ini akan disampaikan Zola pada sidang tersebut.

Launching pembangunan dan rehabilitasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), direncanakan dilaksanakan di 4 lokasi di 2 kabupaten, yaitu Desa Jangkat dan Desa Rantau Kermas di Kabupaten Merangin, serta di Desa Muara Pemuat dan Desa Lubuk Banggar di Kabupaten Sarolangun. Melalui pembangunan dan rehabilitasi PLTMH tersebut, diperkirakan 937 rumah atau 6.454 jiwa di 4 desa tersebut, akan dapat menikmati akses energi listrik.

Zola mengatakan, pembangunan dan rehabilitasi PLTMH merupakan bentuk implementasi kerjasama antara UNDP dengan PT Bank Jambi dan BAZNAS, yang penandatanganannya juga dia hadiri beberapa waktu yang lalu, difasilitasi oleh Kementerian ESDM RI.

Sementara itu Country Director Deputy UNDP, Francine Pickup menyatakan, UNDP telah menginisiasi kerjasama Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ini sejak 2 bulan lalu, dan direncanakan akan direalisasikan pada Juli 2018. Francine mengatakan bahwa kerjasama UNDP dengan Bank Jambi dan BAZNAS merupakan contoh yang baik dalam bekerjasama. It is a good example, how we work together, ujar Francine.(*/nur)


Berita Terkait



add images