JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Berbagai kesibukan pekerjaan, rumah tangga dan sosial kemasyarakatan tidak membuat pasangan dr. H. Maulana, MKM dan dr. H. Nadiyah, SPOG kewajiban menuntut ilmu.
Buktinya pasangan yang sudah di karunia tiga buah hati ini masih menyempatkan melanjutkan studi ke jenjang Strata Tiga (S3) di Universitas Pakuan Bogor.
Hal ini di sampaikan dr. Maulana ketika di tanya kesibukan akhir pekan dirinya (2/9). "Sejak 2013 tiap akhir pekan saya dan istri kuliah lagi di program S3 manajemen pendidikan di Universitas Pakuan Bogor, ungkap ketua ICMI Kota Jambi tersebut," katanya.
Keinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang S3 ini menurut dr. Maulana merupakan impian mereka sejak baru menikah.
"Saya dan ibu dari dulu sejak menikah ingin melanjutkan study hingga level S3, alhamdullilah bisa dikabulkan Allah SWT di tahun 2013 lalu hingga kini," ucapnya.
Bahkan, dalam menempuh perkuliahan tatap muka selama dua semester saya dan istri sering di kira teman - teman pacaran karena kemana - mana di kampus selalu berdua, tuturnya.
Alhamdulilah berkat perjuangan keras selama tiga tahun lebih saya dan ibu sebentar lagi akan ujian tertutup doktor.
"Insyaallah mohon doanya dalam waktu dekat saya dan istri akan ujian tertutup doktor, kemarin ibu bisa lebih cepat tapi karena menunggu jurnal indeks scopus saya yang masih di review akhirnya ujiannya bisa serempak, beda hari saja," ungkapnya.
Ketika di tanya kiat bagaimana membagi waktu antara kesibukan kuliah dan pekerjaan, pemilik rumah Tahfiz Quran ini menjawab kuncinya hanya disiplin membagi waktu, sehingga semua agenda berjalan dengan lancar.
Masalah membagi waktu ini dr. Maulana mengatakan dirinya banyak belajar dari sang istri dr.hj. Nadiyah, SPOG.
"Soal membagi waktu saya banyak belajar dari orang rumah, tiap malam beliau praktek hingga dini hari, tapi tiap subuh ibu masih sempat belajar dan membuat tugas," jelasnya.
Keberhasilan study pasangan dokter sukses ini mendapat pengakuan dari masyarakat luas, seperti yang di sampaikan Dr. Dedek Kusnadi, Msi staf pengajar pasca sarjana UIN STS Jambi.
"Di Jambi masih jarang pasangan rumah tangga yang berhasil menyelesaikan study ke jenjang S3, dan keberhasilan ini merupakan inspirasi bagi pasangan muda di manapun, sukses dalam karir dan pendidikan," tambahnya.
"Semangat menuntut ilmu ini yang harus di contoh masyarakat Jambi," tandasnya. (*/wan)