JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Provinsi Jambi termasuk daerah terjelek untuk perekaman e-KTP. Itu diakui Kepala Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Jambi, Arif Munandar.
Dikatakannya, perekaman e-KTP di Jambi baru 88 persen. Jambi masuk kategori menengah kebawah, kata Arif Munandar.
Berbeda dengan Provinsi tetangga ada yang sudah mencapai 100 persen. Hal itu wajar, sebab wilayah Jambi tidak seperti wilayah Jawa yang jaringan internet dan sarana pendukung lainnya yang memadai, Jambi masih banyak wilayah terpencil, akunya.
Arif mengatakan, target 100 persen itu sudah disanggupi sesuai dengan kesepakatan dengan Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli. Dia juga sudah menginstruksikan petugas yang ada di Kabupaten/kota untuk bekerja ekstra. Sabtu dan Minggu juga kejar untuk merekam.
Kita yakin, apalagi dalam waktu dekat ini Dirjen Dukcapil akan datang ke Jambi untuk memberikan penghargaan kepada Kabupaten/kota yang berhasil merekam terbanyak, jelas Arif.
Persoalan lain banyaknya peralatan perekam e-KTP yang rusak. Soal kerusakan dirinya sudah melakukan pengumpulan data dan alat yang rusak untuk diperbaiki.
Yang rusak itu sekitar 50 persen. Itu segera kita perbaiki, pungkasnya. (nur)
