iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN   Indeks Pertumbuhan ekonomi Sarolangun semakin menurun. Ini disebabkan karena rendahnya harga komoditi karet dan sawit. Saat ini, angka indeks tersebut 5,4 hingga 6 persen, mengikuti indeks pertumbuhan ekonomi pusat.
 
Bupati Sarolangun, Cek Endra saat, dikonfirmasi membenarkan kondisi menurunnya indeks perekonomian saat ini. Menurutnya, jika tahun depan harga komiditi membaik, diperkiran pertumbuhan ekonomi Sarolangun juga akan naik, karna daya beli mayarakat akan meningkat.
 
Tapi Saya melihat kondisi ini belum pulih, kondisi ekonomi kita terhadap dua komoditi ini belum ada tanda-tanda meningkat, kata Bupati.

Disampaikannya, peluang untuk meningkatkan perekonomian daerah Sarolangun adalah dengan memaksimalkan eknomi kerakyatan. Melalui program P2DK yang digenjot pada sektor pertanian.
 
"Ini adalah salah satu cara yang memungkinkan untuk dilakukan guna meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi di Sarolangun,"paparnya.(hnd)

Berita Terkait



add images