JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Tiga proyek yang bernilai miliaran rupiah, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanjan Daerah (APBD) 2017 Sarolangun dipastikan batal. Hal tersebut disampaikan Hadi Sarosa, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sarolangun.
"Iya, pembatalan tersebut dikarnakan beberapa alasan,"kata Hadi Sarosa.
Menurutnya, proyek yang dibatalkan yakni peningkatan jalan di Bathin Penggambang, Sekeladi, Kecamatan Batang Asai yang bernilai Rp1, 140.000.000. Pembangunan jembatan di Desa Mensao, Kecamatan Limun dengan dana Rp8.729.000.000 dan pembangunan jembatan Bathin Penggambang, Kecamatan Batang Asai tahap dua sebesar Rp7.805.000.000.
"Untuk jumlah nominal proyek yang kita pastikan batal tahun ini sekitar Rp19 miliar lebih,"akunya.
Sementara saat ditanya alasan pembatalan ketiga proyek tersebut, Hadi mengatakan, bahwa alasan pembatalan peningkatan Jalan Bathin Pengambang karena salah rekening.
"Kalau yang di Bathin Pengambang itu karna program TMMD, ada kesalahan direkening, seharus tidak masuk ke dalam rekening lelang dan tidak bisa masuk lelang, harus rekening khusus. Dan penggerjaannya harus swadaya, bukan perusahaan,"paparnya.
Sementara pembatalan pembangunan Jembatan Mensao, Kecamatan limun yakni karna kondisi yang tidak memungkinkan, karena ada rumah dan langgar (musola) yang menghalangi.
"Sementara pembatalan proyek ketiga yakni pembatalan jembatan Bathin Pengambang di Kecamatan Batang Asai karena lokasi pembebasan lahan yang belum selesai," tandasnya. (hnd)
