iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN Kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur, serta Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di kabupaten Sarolangun masih cukup tinggi.

Dari data yang diperoleh jambiupdate.co, hingga pertengahan Juli 2017, ada 32 kasus yang sudah terindentifikasi oleh dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun.

Kepala Dinas DP3A Kabupaten Sarolangun, Febrianti, mengatakan, sejak Januari hingga Juli 2017 masih didominasi oleh kasus pelecehan seksual anak dibawah umur.

"Berdasarkan data yang masuk ke kita ada 32 kasus. Yakni kasus pelecehan seksual dibawah umur sebanyak 25 kasus, sementara kasus KDRT sebanyak 7 kasus," kata Febrianti.

Menurutnya, dari 32 kasus tersebut hanya terjadi di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Singkut, Bathin VIII, Mandi Angin dan Kecamatan Air Hitam.

"Kalau secara detail dimana dan kapan kasus tersebut saya kurang ingat, tapi kalau jumlahnya saya ingat, yaitu 25 kasus pelecehan seksual dan 7 kasus KDRT dan terjadi di 4 kecamatan,"paparnya. (hnd)


Berita Terkait



add images