JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI - Relokasi Pasar Keramat Tinggi menuai kontroversi. Sejumlah pedagang di pasar tersebut, mengaku kecewa dengan pemindahan atau pembongkaran lapak di areal. Menurut mereka, pembongkaran lapak ini terkesan mendadak.
Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang pedagang bernama M Ali. Ia mengaku tidak mendapat informasi ataupun menerima surat resmi dari pemerintah perihal pembongkaran serta relokasi sementara ini.
"Banyak pedagang yang tidak mendapat lapak di lokasi relokasi sementara ini, karena lapak sudah penuh," keluhnya.
Menurut Ali, pedagang yang memiliki lapak sementara ini malah kebanyakan dari luar pasar. "Kami yang memang pedagang yang sudah lama berjualan di pasar ini tidak mendapat lapak, mungkin ada sekitar lebih dari 10 orang yang belum mendapat lapak," ujarnya.
Sementara Kabid Perdagangan, Suparno saat d konfirmasi melalui ponselnya membenarkan jika akan adanya pemindahan kios tersebut, dan pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada pedagang.
"Iya Saya pun sudah memberi tahu sebelumnya tentang pencabutan undian beberapa waktu lalu," terangnya.
Suparno juga menjelaskan, pihaknya sudah mengundang para pedagang guna membahas renovasi pasar dan untuk sementara para pedagang akan di pindahkan. (cr1)
