JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Parkir elektronik Bandara Bungo beberapa bulan ini rusak. Dampaknya, petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bungo terpaksa menarik retribusi parkir kendaraan yang keluar masuk bandara secara manual.
Kepala Bidang Perhubungan Darat, Dinas Perhubungan Kabupaten Bungo Fani menyebutkan, pihaknya terpaksa mencari inisiatif. Petugas parkir terpaksa menarik retribusi untuk setiap kali masuk, bukan berdasarkan lamanya parkir kendaraan.
"Kita terpaksa melakukan pemungutan secara manual. Untuk bukti pemungutan kita terpaksa membuat tiket yang disertai dengan nomor. Hal ini bertujuan agar pendapatannya jelas ," ucap Fani, Selasa (11/7).
Rusaknya mesin parkir ini, lanjut Fani, dikarenakan ruangan peralatan parkir elekronik tersebut yang kurang bagus. Dimana ada celah dari atas dan bawah ruangan yang bisa masuk hewan maupun air disaat hujan turun.
"Jadi ada celah diatas dan dibawah ruangan tersebut. Jadi kadang binatang seperti cicak atau lainnya bisa masuk. Dan kalau hari hujan air masuk melalui celah, sehingga membasahi perangkat parkir seperti mesin dan komputernya ," tandasnya.(ptm)
