iklan Bandara Muara Bungo.
Bandara Muara Bungo.

JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO - Parkir elektronik Bandara Bungo beberapa bulan ini rusak. Dampaknya, petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bungo terpaksa menarik retribusi parkir kendaraan yang keluar masuk bandara secara manual.

Kepala Bidang Perhubungan Darat, Dinas Perhubungan Kabupaten Bungo Fani menyebutkan, pihaknya terpaksa mencari inisiatif. Petugas parkir terpaksa menarik retribusi untuk setiap kali masuk, bukan berdasarkan lamanya parkir kendaraan.

BACA JUGA : Ini Penyebab Rusaknya Parkir Elektronik di Bandara Bungo

"Kita terpaksa melakukan pemungutan secara manual. Untuk bukti pemungutan kita terpaksa membuat tiket yang disertai dengan nomor. Hal ini bertujuan agar pendapatannya jelas ," ucap Fani, Selasa (11/7).

Dikatakannya, retribusi parkir bandara tersebut cukup besar menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setiap tahunnya. Jika dihitung, parkir bandara tersebut bisa menyumbangkan PAD sebesar  Rp 36 juta setiap tahunnya.

"Saat ini satu kendaraan kita pungut Rp 2000. Kita rata-ratakan bisa 50 kendaraan yang keluar masuk, jadi penghasilan seharinya bisa Rp 100 ribu. Ini baru parkir bandara, belum lagi parkir lainnya yang kita kelola melalui pihak ke tiga ," pungkasnya. (ptm)


Berita Terkait



add images