iklan Tampak jalan yang menghubungkan Sarolangun-Batangasai kembali rusak parah akibat guyuran hujan.
Tampak jalan yang menghubungkan Sarolangun-Batangasai kembali rusak parah akibat guyuran hujan.

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Tingginya curah hujan yang terjadi pada Minggu (28/5) sejak pukul 05.30 - 13.40 Wib, mengakibatkan kerusakan jalan Sarolangun - Batangasai kian parah. Kondisi ini terjadi karena jalan tersebut belum diaspal.

Sedikitnya ada tujuh titik jalan yang rusak parah akibat guyuran hujan. Mulai dari Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG) hingga Kecamatan Batangasai. Akibatnya, banyak pemilik travel Sarolangun - Batangasai memilih untuk tidak menjalankan usahanya.

"Kalau sudah turun hujan lama seperti ini, sangat rawan untuk melintasi jalan Sarolangun- Batangasai. Sebab, selain jalan licin yang bisa membahayakan penggendara, ancaman untuk kendaraan roda empat terpendam di jalan rusak juga sangat besar," kata Jeki salah satu sopir travel Sarolangun - Batangasai saat dikonfirmasi.

Disampaikanya, jika ada salah satu mobil yang terjebak dalam jalan rusak. Maka kendaraan lainnya tidak dapat melintasi jalan tersebut. Pasalnya, jalan Sarolangun - Batangasai sangat sempit dan pas - pasan untuk dilalui kendaraan roda empat.

"Kalau ada mobil yang terjebak dalam halan rusak di posisi tengah jalan. Semua mobil terpaksa ikut berhenti sampai mobil tersebut bisa lolos. Terkadang kalau jalannya rusak parah, kami bisa sampai bermalam dijalan. Maka dari itu kami lebih memilih tidak beroperasi,"paparnya. (hnd)


Berita Terkait



add images