JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Maraknya berdiri Alfamart Dan Indomaret di Kabupaten Sarolangun, menjadi keluhan bagi masyarakat. Khususnya yang berada di dalam Kota Sarolangun.
Hal tersebut diketahui melalui sejumlah Fraksi di DPRD Kabupaten Sarolangun yang meminta Pemkab Sarolangun tidak lagi mengeluarkan izin terhadap usaha ritel alfamart dan indomaret. Sebab keberadaan Alfamart dan Indomaret dinilai menghambat keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pedagang dengan modal sedikit yang berada di sekitar usaha ritel berdiri.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Sarolangun Thabroni Rozali mengatakan, Pemkab sepakat dengan usulan dewan dan tidak akan lagi mengeluarkan izin Alfamart dan Indomaret. Namun dirinya juga tak bisa secara langusung menolak dan menghalangi investasi yang masuk ke Kabupaten Sarolangun. Sebab investasi yang masuk membawa dampak positif salah satunya terbukanya lapangan kerja.
"Kita secara langsung tidak dapat menghalangi investasi, tetapi kedepan kita lebih selektif dalam perizinan untuk Alfmart dan Indomaret," kata Sekda.
Selain itu menurut Sekda, Pemkab secara terus menerus juga melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap keberadaan UMKM sehingga bisa bersaing dengan pemodal besar.(hnd)
