iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPADTE.CO, KUALATUNGKAL - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), mengantisipasi kelangkaan gas 3 Kg jelang Ramadan. Antisipasi ini dilakukan dengan menggandeng agen gas elpiji di Tanjabbar guna melakukan pengawasan.

Syafriwan, SE Kadis Koperasi, UKM Perindag Tanjabbar mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah melaksanakan rapat bersama agen gas elpiji di Tanjabbar.

"Kita panggil agen dan perwakilan pemilik pangkalan elpiji di Tanjabbar. Kita minta lakukan pengawasan terhadap gejolak yang terjadi terhadap gas elpiji 3 KG bersubsidi baik untuk kelangkaan dan harga eceran yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET)," ungkap Syafriwan.

Diakuinya, memang dua pekan belakangan terjadi gejolak baik masalah harga maupun kelangkaan Gas Elpiji 3 Kilogram bersubsidi. Seperti di wilayah Tungkal Ilir yang mencapai harga Rp23 ribu per tabung, dan di wilayah Tungkal Ulu seperti di Muara Papalik, Tebing Tinggi serta Merlung, yang harga Gas Elpijinya mencapai Rp30 ribu pertabung.

"Mendengar hal itu, kita kroscek ke lapangan, ternyata harga yang mengalami gejolak bukan di pangkalan melainkan di toko," ungkapnya. (sun)


Berita Terkait



add images