JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Tingginya curah hujan di Kabupaten Sarolangun, mengakibatkan beberapa lahan dan bangunan terancam bencana longsor. Salah satunya yakni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Singkut yang berada di kawasan pasar Singkut.
"Saat ini kondisi lapangan yang berada di depan kelas SMAN 2 Singkut cukup memprihatinkan. Sebab, jika musim penghujan tiba, lapangan kami sering terkena longsor," kata Kepsek SMAN 2 Singkut, Slamet Budianto.
Disampaikannya, untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan saat musim penghujan tiba, pihak sekolah sudah mengajukan permohonan turap ke Dinas Pendidikan Provinsi, hanya saja saat ini belum ada tanggapan.
"Kalau permohonan sudah kami usulkan ke Dinas Provinsi beberapa bulan lalu. Mudah- mudahan ada tanggapan dalam waktu dekat ini,"harapnya.
Untuk ancaman bencana longsor tersebut lanjut Slamet, Ada tujuh lokal baru yang terancam ambruk jika terjadi longsor susulan.
"Untuk antisipasi kami sudah menanam sawit dan membuat saluran pembuangan air disekitaran rawan longsor. Tapi sepertinya tidak cukup dan harus dibuat turap solusinya. Sementara dalam satu tahun, longsor dihalaman sekolah bisa mencapai panjang empat meter,"akunya. (hnd)
