JAMBIUPDATE.CO, KERINCI Jalan penghubung lima desa di Kerinci, Selasa (2/5) sekitar pukul 09.00 WIB, amblas hingga 60 meter. Ini diakibatkan terjadinya longsor yang menimbun jalan tersebut.
Akibat amblasnya jalan ini, Desa Pungut Mudik, Pungut Tengah, kecamatan Air Hangat Timur, Desa Pasir Jaya, Sungai Kuning dan Desa Renah Pemetik, kecamatan Siulak Mukai, terancam terisolir.
Pantauan di lapangan, terlihat kondisi jalan cukup memprihatinkan, dimana seluruh badan jalan telah amblas sekitar 11 meter, akibatnya jalan ini tidak bisa dilewati kendaraan. Bahkan, untuk bisa melintasinya warga terpaksa membuat jalan alternatif namun itu pun hanya bisa bisa dilalui kendaraan roda dua, sedangkan roda empat tidak bisa lewat.
Raifian Ilyas, Kepala Desa Sungai Tutung, mengatakan, jalan ini merupakan jalan utama warga untuk membawa hasil perkebunannya. Namun, karena amblasnya jalan tersebut, petani terpaksa melintasi jalan desa Pungut Tengah dan Pungut Hilir hingga ke Hiang, kecamatan Sitinjau Laut, yang jarak mencapai sekitar 15 km sehingga memakan waktu mencapai 1 jam lebih.
Dia menyebutkan, hasil perkebunan petani di Lima desa tersebut yakni, Kopi, Kulit Manis, Tembakau dan Kentang.
"Kalau mau lewat di jalan amblas itu, warga terpaksa membuat jalan alternatif yang dibuat, itu pun hanya bisa dilintasi motor," jelasnya. (adi)
