iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kerinci, dikabarkan bakal ada reshufle secara besar-besaran.

Namun untuk kursi jabatan eselon dua cukup aman, mengingat pemberlakukan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) sedikit membantu pejabat eselon dua untuk tidak bisa dengan mudah dilengserkan. Lantaran, pengangkatan pejabat eselon dua harus melalui proses asessment.

Namun berbeda dengan pejabat eselon tiga dan empat, jabatannya sangat riskanm Kondisi ini mau tidak mau, harus diterima para pejabat eselon tiga dan empat dalam Kabupaten Kerinci.

"Ini sudah masuk tahun politik, hati-hati pejabat eselon tiga dan empat bisa dilengserkan kapan saja. Karena pada tahun ini keperluan terhadap loyalitas pejabat diperlukan, kalau kinerja nomor 100," ungkap tokoh politik kerinci, Ikhsan.

Dikatakannya, kondisi ini wajar terjadi dikarenakan jabatan kepala daerah merupakan jabatan politik, apalagi kepala daerah ingin kembali maju pada Pilkada Kerinci.

"Tinggal yang punya massa yang bisa duduk tenang, selebihnya pada pusing," sebutnya.
Informasi akan pelantikan pejabat eselon tiga dan empat tersebut, semakin diperkuat dengan pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Kerinci, Afrizal yang menyebutkan dalam waktu dekat bakal ada pelantikan pejabat eselon tiga dan empat.

Saat ini prosesnya masih pengusulan dari BKD kerinci kepada Bupati Kerinci, H Adi Rozal untuk segera mereshufel oejabat eselon tiga dan empat.

"Ada sebagian yang akan di rotasi, sekaligus pengisian jabatan yang kosong," terangnya. (adi)


Berita Terkait



add images