JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Meski sejumlah desa dalam kabupaten Kerinci telah dipasang Penerang Jalan Umum (PJU), namun masih cukup banyak desa di Kerinci yang belum memiliki lampu penerang jalan salah satunya jalan perbatasan desa.
Diantaranya seperti jalan perbatasan desa Kayu Aro Ambai, kecamatan Sitijau Laut dan desa Koto Tuo Ujung Pasir, kecamatan Danau Kerinci, begitu juga jalan perbatasan desa Sebukar ke Hiang, dan Sebukar ke Koto Iman kecamatan Danau Kerinci.
Riki, salah seorang warga Koto Iman mengatakan, jalan perbatasan dengan Sebukar ke Koto Iman, dan dilanjutkan ke Tanjung Tanah, sangat membutuhkan lampu jalan. Apalagi jalan tersebut merupakan jalan lintas provinsi.
"Selain jalan yang rusak, kalau lewat malam hari selalu gelap. Begitu juga dengan jalan perbatasan Koto Iman dan Tanjung Tanah tidak ada Lampu jalan," ungkapnya, Kamis (27/4).
Sementara Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan kabupaten Kerinci, Rafnitan, saat dikonfirmasi mengatakan, pada tahun 2017 ini pembangunan Penerang Jalan Umum (PJU) kewenangan telah beralih ke Dinas Perhubungan kabupaten Kerinci.
"Kalau selama ini, PJU di Dinas PU, tapi sekarang sudah diserahkan kepada Dinas Perhubungan, tahun ini ada beberapa desa yang dibangun PJU," jelasnya.
Dia menyebutkan, untuk tahun 2017 ini, ada sekitar Delapan desa yang dipasang PJU dalam kabupaten Kerinci. Diantaranya desa Talang Kemulun, Cupak, Bunga Tanjung, desa Sungai Medang, Siulak Deras, Sungai Medang, Batang Merangin, Sungai Tanduk dan desa Belui.
"Saat ini sekitar 50 persen desa di kabupaten Kerinci telah dipasang PJU," sebutnya. (adi)
