JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH - Tidak hanya permasalahan tagihan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Sakti Kerinci saja yang dikeluhkan pelanggan. Ditengah semakin mahalnya tagihan PDAM Tirta Sakti Kerinci, pelanggan juga mengeluhkan pelayanan dari PDAM Tirta Sakti Kerinci.
Selain keluhan sering macetnya air PDAM Tirta Sakti di Kota Sungaipenuh, pelanggan PDAM di Sebukar, Kecamatan Setinjau Laut, Heni mengeluhkan membengkaknya tagihan PDAM milik kakaknya, sedangkan rumah kakaknya dalam keadaan kosong, dia menilai bahwa petugas yang mencatat amper PDAM main tebak-tebakan saja.
"Coba lihat slip pembayaran dengan amper miliknya berbeda, slip pembayaran pemakaian awal 1.615 sedangkan pemakaian akhir 1.618 jadi pemakaian sebulan 3 M3, padahal di amper 1.590, amper dak ado bujalan, rumah kakak tu kosong," sebut salah seorang pelanggan PDAM.
Direktur Teknik PDAM Tirta Sakti Kabupaten Kerinci, Azwar Anas, ketika dikonfirmasi menjelaskan terkait dengan membengkaknya tagihan warga, Azwar meminta para pelanggan yang tagihannya membengkak untuk mencocokkan tagihan rekeningnya di komputer kantor PDAM cabang Sebukar, nanti petugas bisa mengkroscek kelapangan.
"Jika tagihan tidak sesuai amper, maka pelanggan yang telah membayar lebih, tagihan bisa digunakan untuk pembayaran bulan berikutnya. Bagi petugas pencatat amper yang main tebak-tebakan, nanti jika terbukti akan diberi sanksi oleh atasan," jelasnya. (adi)
