iklan Proyek Cetak Kolam di Batangasai yang terlihat Sudah Rusak.
Proyek Cetak Kolam di Batangasai yang terlihat Sudah Rusak.

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN Pengerjaan cetak kolam di Desa Bukit Berantai, Kecamatan Batangasai, Kabupaten Sarolangun, yang menelan dana anggaran Rp460 juta lebih dari Dana Alokasi Khusus (DAK), mendapat sorotan dari anggota DPRD Sarolangun Komisi III Bambang Gunawan.

Pasalnya, belum setahun dikerjakan, kolam sudah mengalami kerusakan dan terkesan dilakukan pembiaran.

Saya melihat penggerjaan cetak kolam yang ada di Desa Bukit Berantai terkesan asal jadi. Padahal, sangat potensial dengan perikanannnya yang sangat bagus, jika dibangun seperti itu Saya rasa akan menjadi sia- sia dan tidak visa difungsikan," kata Bambang.

Ditegaskannya, program cetak kolam yang menggunakan anggaran hingga ratusan juta tersebut, saat ini tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat karna kondisi kolam sudah sangat memprihatinkan.

Sedih Saya lihat kolam itu, Saya dapat laporan dari warga, kalau proyek ini sia-sia, seharusnya biasa bermanfaat bagi masyarakat. Itu yang sangat kita sayangkan, anggaran ratusan juta tidak berguna ," tegasnya.

Sementara itu, Nely Marlina Kabid Perikanan dan Sumber Daya Perikanan Dinas Perikanan saat ditemui diruang kerjanya membenarkan kondisi kolam ikan yang dibangun pada tahun 2016 lalu tersebut kondisinya kini mengalami kerusakan.

"Iya benar, dan kami pun sudah melakukan koordinasi dengan pihak ketiga yang menggerjakan. Sementara ini, untuk alasan rusaknya kolam dikarnakan ada pihak- pihak tangan jahil yang tidak senang dengan pengerjaan cetak kolam itu," kata Nely saat dikonfirmasi. (hnd)


Berita Terkait



add images