JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH - Fasilitas permainan anak-anak dan Wifi Gratis yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Sungaipenuh di Taman Kota, yang setiap harinya selalu ramai pengunjung. Ternyata dimanfaatkan oleh para pelaku Pencurian Sepeda Motor (Curanmor), sehingga Taman Kota sudah dirasa tidak aman lagi bagi pengunjung.
Hal tersebut mulai terasa, karena dalam kurun waktu kurang dari seminggu dengan waktu yang berbeda, tiga Motor milik pengunjung yang terparkir di parkiran berhasil dibawa kabur pelaku Curanmor yang dalam seminggu ini semakin gencar melakukan aksinya.
Berdasarkan informasi yang diterima, tiga motor yang raib dibawa kabur pelaku curanmor diantaranya Honda Beat milik warga Desa Gedang yang hilang di parkiran Taman Kota, Senin (17/4). Selanjutnya Motor V Xion dengan Nomor Polisi BH 6024 DL juga raib dibawa kabur pencuri pada Selasa siang (18/4) saat motornya tengah terparkir di parkiran Taman Kota.
Dan baru-baru, yakni pada malam Rabu (19/4) sekitar pukul 19.30 Wib sepeda motor Scoopy cream-coklat dengan nomor polisi BH 5121 DY milik Ananda warga Sebukar, Kecamatan Setinjau Laut, Kerinci juga hilang dibawa kabur pencuri saat terparkir di desa Gedang Sungaipenuh.
"Iya lokasi hilangnya di pekarangan depan rumah Pelaminan Hendri Desa Gedang Sungai Penuh, saya sudah laporkan ke polres Kerinci," singkat Ananda.
Atas kondisi tersebut, Kadis Kominfo sungai Penuh, Alpian mengaku baru mendapat informasi tersebut. Pihaknya berencana akan memasang CCTV dilokasi taman kota, guna memberikan rasa aman kepada pengunjung taman kota.
"Kita sudah merencanakan untuk memasang CCTV dilokasi parkir dan kawasan taman kota, kemungkinan APBDP ini akan kita anggarkan pelaksanaannya," jelasnya. (adi)
