JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO Bocah berusia 5 tahun, Rifaldo penderita penyakit kanker ganas sejak beberapa bulan yang lalu saat ini hanya terbaring di rumah. Pasalnya, orangtuanya tidak memiliki biaya untuk berobat.
Warga Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, ini sebelumnya pernah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat dr M Djamil, Padang. Namun tidak bisa mendapatkan pengonbatan karena pasien BPJS ini tidak mempunyai uang pendaftaran yang diwajibkan oleh rumah sakit.
Ibunda Rifaldo, Lismiyati, Selasa (18/4) mengatakan, Rifaldo sudah merasakan sakit di bagian perut sejak beberapa bulan yang lalu.
Awalnya Dia (Rifaldo) sudah merasakan sakit sejak beberapa bulan yang lalu, lalu kami bawa ke rumah sakit Tebo-lah. Sudah dilakukan operasi dua kali, tapi tidak kunjung sembuh dan malahan tambah parah, ujar Lismiyati.
Karena tak kunjung sembuh, akhirnya Rifaldo dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi. Namun dikarenkan di RSUD Raden Mattaher Jambi tidak memiliki perlengkapan yang lengkap, akhirnya Rifaldo dirujuk ke RSUP dr M Djamil.
Harapan orangtua Rifaldo pupus, setelah 5 hari di RSUP dr M Djamil Padang, Rifaldo tak kunjung mendapat perwatan. Hal tersebut dikerankan harus membayar uang pandaftaran sebesar Rp2.250.000 walaupun Rifaldo merupakan pasien BPJS.
Padahalkan kami membawa BPJS, tapi oleh pihak rumash sakit, kami diharuskan bayar Rp2.250.000 sebelum dilakukan pemeriksaan, karena kami tidak punya uang, akhirnya kami putuskan pulang dulu, kata Lismiyati.
Saat ini kondisi Rifaldo sudah sangat menghawatirkan. Dirinya berharap ada pihak yang smau membantu dalam pengobatan anaknya Rifaldo agar bisa sehat kembali seperti sedia kala. (bjg)
