iklan Anggota DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) saat mengunjungi korban banjir.
Anggota DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) saat mengunjungi korban banjir.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Bencana banjir yang melanda sebagian wilayah provinsi Jambi telah mengundang kepedulian dari berbagai kalangan.

Seperti yang dilakukan anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) yang sengaja mengambil waktu jeda persidangan DPR hanya untuk melihat kondisi masyarakat yang terkena banjir.

Hal ini disampaikan Rocky Candra Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) provinsi Jambi salah kemarin (25/3) di sela - sela acara pengobatan gratis masyarakat pasca banjir di kelurahan Olak Kemang Pelayangan Jambi.

" Bapak sengaja mengambil waktu kunjungan kerja spesifik untuk memantau kondisi banjir di Jambi. "

Kunjungan kerja ini menurut pengusaha muda Jambi dilaksanakan dari tanggal 31 Maret - 2 April 2017 ini dengan titik fokus konsolidasi penanganan masyarakat pasca banjir.

Karena diakui meski banjir telah surut kondisi masyarakat masih amat rentan mengalami ganguan kesehatan.

Dalam hal ini Rocky mengatakan SAH akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak seperti salah satunya dengan ketua yayasan Kesira provinsi Jambi Dr. Maulana untuk mengelar bakti sosial pengobatan gratis di beberapa titik lokasi.

" Koordinasi akan terus kita lakukan dengan berbagai pihak seperti dengan yayasan kesira, untuk mengundang relawan kesehatan turun ke lokasi yang terdampak banjir. "

Di konfirmasi SAH mengatakan pihaknya memang sengaja melakukan kunjungan kerja spesifik untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.

" Jika tidak ada halangan kita akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan program secara simultan terhadap lokasi maupun korban banjir tersebut. "

Sasaran koordinasi ini agar ada program yang lebih memberdayakan semua potensi masyarakat terhadap banjir tahunan ini apakah itu pemerintah, swasta, ormas atau bahkan dari masyarakat sendiri.

Sehingga penanganan banjir ini bisa lebih luas bukan sebatas issu kesehatan, kemanusiaan tapi menyentuh kepentingan lain seperti pendidikan dan infrastruktur.

" Termasuk alternatif relokasi pemukiman dan sekolah yang terus menerus terkena banjir. "

Tentu saja SAH menambahkan untuk masalah ini butuh kerjasama antara pusat dan daerah, disinilah arti penting kunjungan ini agar ada program yang lebih simultan, bukan sebatas bantuan yang parsial, tandasnya.(*/wan)


Berita Terkait



add images