iklan dr H Maulana MKM, Peltu Kepala BPBD Jambi, perwakilan Warsi dan mahasiswa Unja.
dr H Maulana MKM, Peltu Kepala BPBD Jambi, perwakilan Warsi dan mahasiswa Unja.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Beberapa wilayah di Provinsi Jambi masih terendam banjir akibat tingginya curah hujan. Ketua Yayasan Kesehatan Indonesia Raya Provinsi Jambi, dr H Maulana MKM, meminta masyarakat yang wilayahnya terkena banjir harus mewaspadai berbagai penyakit yang bakal timbul.

Banjir memberikan dampak terhadap permasalahan kesehatan, kata Maulana, Senin (20/3).

Pertama, kata Maulana, menimbulkan penyakit dari sumber makanan dan minuman yang berasal dari sumber air yang terkontaminasi banjir. Karena bisa saja masyarakat menggunakan air yang sudah tercampur banjir.

Ini menyangkut gizi akan berpengaruh terhadap masalah penceranaan, penyakit yang timbul seperti diare maupun tipus, jelasnya.

Kemudian penyakit yang berbasis lingkungan. Saat banjir surut maka akan terjadi genangan air di lingkungan masyarakat, sehingga mulai timbul pertumbuhan jentik nyamuk.

Jentik nyamuk yang timbul adalah dari nyamuk Aedes Aegypti sumber demam berdarah, ini pun harus diwaspadai, bebernya.

Paska banjir, masyarakat harus intens memberantas sarang nyamuk yang berasal dari genangan air. Jangan sampai genangan air dibiarkan saja. Periksa dikaleng bekas yang menjadi genangan air, atau tempat-tempat yang memudahkan air menggenang, urainya.

Penyakit kulit maupun gangguan pernafasan adalah penyakit yang dapat timbul dilingkungan masyarakat akibat banjir. Dia meminta masyarakat untuk berprilaku hidup bersih dan sehat.

Karena bukan saja tanggung jawab pemerintah dan lintas sektoral, tapi semua pihak harus terlibat untuk berprilaku hidup bersih dan sehat, tuntasnya. (yos)


Berita Terkait



add images