JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Dari tahun ke tahun, persoalan kekurangan tenaga guru masih menjadi momok bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kerinci.
Bagaimana tidak, seperti saat ini saja, Kabupaten Kerinci kekurangan ratusan guru. Hal tersebut dikarenakan, hampir ratusan guru yang pensiun setiap tahunnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kerinci, Amri Swarta mengatakan, saat ini Kerinci masih banyak kekurangan guru PNS. Pasalnya, setiap tahun hampir ratusan guru yang pensiun.
"Dalam lima tahun terakhir rata-rata jumlah guru yang memasuki pensiun 10 orang tiap bulannya," ungkap Amri Swarta.
Dijelaskannya, jika setiap bulannya terdapat 10 guru yang pensiun, maka dalam satu tahun hampir 120 guru yang pensiun. Apalagi hal tersebut ditambahnya dengan hampir 5 tahun Kabupaten Kerinci tidak melakukan penerimaan CPNS.
"Itu yang menyebabkan Kerinci begitu banyak kekurangan guru," ungkapnya.
Pada 2017, Kabupaten Kerinci mengalami kekurangan guru sebanyak 595 orang, yang terdiri dari 512 guru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 83 guru di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kondisi ini berdampak terhadap belum terealisasinya pemerataan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah Kabupaten Kerinci. Selama ini untuk menutupi kekurangan guru, pihak Dinas Pendidikan memperdayakan guru honorer. (adi)
