JAMBIUPDATE.CO, MERANGIN - Api kembali mengamuk di Kabupaten Merangin. Kali ini 7 unit rumah yang berada di Desa Pulau Aro, Kecamatan Tabir Ulu, terbakar. Peristiwa ini terjadi Sabtu (11/3) sekitar pukul 09.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, pasalnya aparat Polsek Tabir Ulu masih melakukan penyelidikan.
Informasi yang berhasil didapat, dari tujuh unit rumah yang terbakar, tiga unit rata dengan tanah dilalap si jago merah, dan empat unit lainnya menyisakan sebagian rumah.
Kejadian bermula ketika, para warga sedang ingin memulai aktivitas sehari-harinya, namun tiba-tiba api muncul dari rumah milik Rahimah (60). Warga yang melihat api tersebut sontak panik, dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, sembari menunggu tim damkar.
Karena sebagian rumah terbuat dari papan, api dengan mudahnya membesar, mengalahkan warga yang berusaha memadamkan api, sehingga dengan mudahnya menghanguskan rumah di sekitarnya.
Kapolsek Tabir Ulu, Iptu Candra, yang dikonfirmasi via telephone, membenarkan kejadian tersebut, dan mengatakan pada pukul 12.00 WIB api sudah berhasil dipadamkan.
"Benar, api sudah padam, dan kami masih melakukan penyelidikan, dan mencari data-data para korban," ujar Kapolsek.(amn)
Kejadian bermula ketika, para warga sedang ingin memulai aktivitas sehari-harinya, namun tiba-tiba api muncul dari rumah milik Rahimah (60). Warga yang melihat api tersebut sontak panik, dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, sembari menunggu tim damkar.
Karena sebagian rumah terbuat dari papan, api dengan mudahnya membesar, mengalahkan warga yang berusaha memadamkan api, sehingga dengan mudahnya menghanguskan rumah di sekitarnya.
Kapolsek Tabir Ulu, Iptu Candra, yang dikonfirmasi via telephone, membenarkan kejadian tersebut, dan mengatakan pada pukul 12.00 WIB api sudah berhasil dipadamkan.
"Benar, api sudah padam, dan kami masih melakukan penyelidikan, dan mencari data-data para korban," ujar Kapolsek.(amn)
