iklan BANJIR : Petani di Bungo merugi hingga ratusan juta rpiah
BANJIR : Petani di Bungo merugi hingga ratusan juta rpiah

JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO - Puluhan hektar kebun palawija milik warga di Dusun Tanjung Menanti, Kabupaten Muaro Bungo, dipastikan gagal panen disebabkan oleh banjir yang melanda beberapa hari lalu. Dampaknya, petani merugi hingga ratusan juta rupiah.

Bainur (45) salah seorang petani menyebutkan, petani kesulitan untuk bercocok tanam lagi. Pasalnya, tidak satupun modal yang kembali akibat gagal panen tersebut, dengan demikian warga tidak memiliki modal untuk bercocok tanam kembali.

"Puluhan hektar kebun milik warga habis semua dihantam banjir, yang paling banyak kebun jagung. Tapi ada juga kebun kacang, kebun ubi, dan kebun sayur sayuran yang ikut hancur. Dampaknya kami petani kesulitan untuk mencari modal bercocok tanam kembali ," ucap Bainur, Kamis (2/3).

Selain kesulitan untuk mencari modal untuk bercocok tanam, lanjut Bainur, masyarakat juga saat ini juga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Karena biaya hidup terus berjalan, sementara masyarakat tidak memiliki penghasilan.

"Biasanya untuk biaya makan, biaya sekolah dan kuliah anak serta kebutuhan lainnya kami penuhi dari hasil perkebunan. Namun saat ini karena gagal panen kami tidak memiliki penghasilan lagi, jangankan untuk modal bercocok tanam, untuk makas saja susah sekarang ," keluhnya.

Bainur berharap dengan adanya bencana banjir yang membuat masyarakat merugi ini, pihak Pemerintah Kabupaten Bungo dapat membantu modal ataupun bibit kepada para petani untuk bercocok tanam kembali. (Ptm)


Berita Terkait



add images