JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Memasuki H-1, suasana di Pilkada di Jambi yakni Tebo, Sarolangun dan Muaro Jambi, kian tegang.
Kesiagaan kandidat dan tim sukses semakin meningkat, bahkan sudah dalam status siaga 1. Kesiagaan mengamankan daerah basis dan mencegah adanya money politik, menjadi hal yang paling utama. Pergerakan tim dimaksimalkan.
Seperti yang dilakukan oleh Tim Pemenagan Pasangan Nomor Urut 2 Suka-Syahlan, Subhan Nazari. Menjelang hari pencoblosan pada 15 Februari besok, tim pemenangan di setiap desa terus diperkuat dan dikoordinir untuk mengamankan daerah basis.
Kita terus melakukan koordinasi dengan tim kecamatan dan Tim Pemenangan tingkat desa agar semakin solid dan kuat hingga hari H nanti, kata Suhu.
Begitu juga dengan antisipasi terjadinya money politik, pihak Tim Suka-Syahlan bahkan melakukanronda selama 24 jam. Untuk mengantisiapai terjadinya money politik, kita lakukan ronda selama 24 jam, tuntas Suhu.
Kondisi yang sama juga terjadi di Muaro Jambi. Memasuki masa tenang jelang pemungutan suara, para Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati mengisi kegiatan dengan berbagai cara, ada yang fokus merapatkan barisan tim sukses, ada yang mengistirahatkan diri dan ada yang merilekskan diri dengan berdoa.
Calon Bupati dari jalur perseorangan no urut 1 Abun Yani, saat di konfirmasi melalui tim penghubungnya Joni mengatakan pihaknya memilih untuk kembali ke keluarga masing-masing untuk beristirahat. Sambil tetap melakukan kordinasi tim agar tetap kuat. Pak Abun adalah di rumahnya, istirahat, sambil tetap menguatkan tim dengan komunikasi dan kumpul-kumpul ringan. Lebih banyak istirahat dan berdoalah, setelah kampanye lelah ya, ujar Joni.
Sementara itu, untuk memastikan perolehan suara maksimal disetiap wilayah Muarojambi, ia mengaku tidak memiliki jurus jitu untuk menggarap basis massa kompetitornya.
Kami fokus pada perolehan suara maksimal tidak ada wilayah yang kami khususkan baik itu wilayah lawan atau basis massa sendiri karena semuanya sama saja, yangjelas usaha maksimal,jawab Joni Tim Sukses Abun Yani- Suharianto.
Sementara Cabup nomor urut2 Agustian Mahir, saat dikonfirmasi mengenai agenda di masa tenang mengatakan dirinya akan fokus istirahat dan tetap merapatkan barisan bersama tim agar tetap solid. Kita tetap perkuat tim lah, sambil istirahat melepas lelah, usaha kita sudah maksimal, tinggal berdoa dan menunggu hasil pemungutan, terang Agustian Mahir.
Agustian merasa dirinya telah mengerahkan Tim sukses dan tim keluarga disetiap wilayah di Muaro Jambi. Tim keluarga kami itu menyebar diseluruh desa, jadi semuanya adalah wilayah basis massa kami, kami optimis akan meraih suara terbanyak dengan kekuatan yang ada, jawab Agus.
Cabup Masnah saat dikonfirmasi mengatakan dirinya memilih kembali ke kampung halamanya di Sponjen untuk banyak mengaji dan berdoa di pondok pesantren milikkelurganya. Ayuk balik ke pondok lah, perbanyak bedoa, ngaji sama santriwati. Ikhtiar sudah, berdoa lagi, sekaligus istirahat, terangnya saat di konfirmasi via ponselnya.
Masnah Busro juga merasa semua wilayah merupakan basis massa yang harus dimenangkan. Semua wilayah sama ya, semuanya harus digarap dengan baik, tidak ada yang khusus yang jelas kami sangat optimis menghadapi hari pemungutan suara, jawab Masnah.
Terakhir, Ketua Media Center Paslon no 4 Nasir, mengatakan agenda paslonya di masa tenang dengan tetap berkomonukasi dan menjaga ke kompakan tim. Ivan Wirata sendiri di katakan Nasir berada di rumahnya di Mendalo muaro jambi untuk istirahat.
Istirahat, tetap kalau ada undangan-undangan yasinan dari warga kita tetap usahakan hadir,ujar Nasir.
Nasir menyebut, bahwatimnya telah bekerja disetiap wilayah Muarojambi tanpa ada perbedaan yang dilakukan. Tidak ada yang spesial seluruh daerah kami lakukan seperti basis massa kami karena sesuai hasil survey kami unggul diseluruh wilayah yang ada, jawab Nasir.
Sedangkan di Sarolangun, menjelang hari pencoblosan tiba dan menjalani massa tenang, kedua pasangan calonmenyerahkan sepenuhnya kepada penyelenggara agar tidak terjadi kecurangan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan kandidat saat dikonfirmasi.
Hal senada juga disampaikan oleh Yusuf Helmi Ketua Tim Pemenangan Cek Endra dan Hilallatil Badri pasangan nomor urut dua mengatakan, bahwa pihaknya tidak melakukan pengawalan khusus untuk mengawal kotak suara dan kertas suara.
Semuanya kami serahkan kepada penyelenggara dan aparat penegak hukum. Yang kami antisipasi hanya malam sebelum pencoblosan jika ada yang berani main money politik. Tapi, itu pun tidak secara khusus, untuk melakukan penggawasan, semua masyarakat harus ikut menggawasi, kata Yusuf Helmi. (bng/era/hnd)
