JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Semangat kebangsaan perlu senantiasa dijaga atau dilestarikan dalam tiap sanubari rakyat Indonesia, untuk sadar dan memahami bahwa kekayaan suku, agama, bahasa ataupun pandangan religi sebagai bentuk kebhinekaan yang saling mengeratkan.
Ketegasan ini disampaikan Pimpinan Komisi X DPR RI, Sutan Adil Hendra (SAH) ketika menyampaikan rencana sosialisasi daerah pemilihan tentang empat pilar kebangsaan, Senin (13/2) di Jambi.
"Empat pilar kebangsaan merupakan wujud kebesaran bangsa Indonesia dalam merawat kebhinekaannya," ujarnya.
Pernyataan SAH ini melihat kenyataan dari ratusan suku, bahasa dan agama yang hidup disepanjang kepulauan nusantara bisa hidup berdampingan secara damai, aman dan harmonis.
" Kebhinekaan kita sesuatu yang luar biasa, kita bandingkan dengan negara - negara balkan pecahan Yugoslavia yang terdiri dari tiga etnis Serbia, Kroasia dan Bosnia dalam satu hamparan daratan terpecah belah dengan peperangan berlatar belakang SARA, " jelasnya.
Disinilah menurut anggota Fraksi partai Gerindra tersebut keberadaan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI menjadi penting untuk terus ditumbuh kembangkan ditiap lapisan masyarakat.
" Empat pilar itu pondasi utama dan bahan perekat yang menjadi penyangga berdirinya Indonesia sebagai suatu negara bangsa. "
Sehingga upaya sosialisasi empat pilar ini harus menjadi kebutuhan bagi semua komponen dilintas generasi Indonesia, tidak hanya sekarang tapi sepanjang lintasan sejarah, pungkasnya. (*/wan)
