JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Rencana revisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) semakin gencar. Salah satu tujuannya adalah untuk mengakomodasi pengakatan tenaga honorer menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli dikonfirmasi mengaku akan mensosialisasikan rencana Pemerintah tersebut jika sudah resmi. Sampai saat ini hal tersebut masih sebatas isu dan belum ada arahan resmi dari pemerintah pusat. Kalau memang ada arahan resmi tentu akan kami sosialisasikan, katanya melalui pesan singktanya.
Jumlah tenaga honorer di Pemerintah Provinsi Jambi sangat banyak. Tenaga honorer di SKPD saja kurang lebih 3.343 orang. Tenaga honorer guru yang mengajar di SMA sebanyak 5.038 orang. Ditambah lagi tenaga honorer di Kabupaten/Kota.
Permasalahan tenaga honorer ini juga sudah disampaikan oleh Zola di hadapan Presiden pada acara Rapat Koordinasi Asosiasi Pemerintah Provinsi Jambi seluruh Indonesia (APPSI) pekan lalu.
Kami sudah sampaikan. Saya juga menyampaikan, saya pikir itu pasti masalah se Indonesia. Pertemuan khusus di Istana Kepresidenan beberapa waktu yang lalu kami sudah sampaikan. Karena itu masalah teknis, Menterinya harus hadir. Nanti, setelah Pilkada, para Gubernur se Indonesia akan dikumpulkan lagi untuk membicarakan masalah ini, tutur Zola. (fth)
