iklan Gubernur Jambi, Zumi Zola.
Gubernur Jambi, Zumi Zola.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Gubernur Jambi Zumi Zola, angakat bicara terkait banyaknya krikan setelah sidak yang dilakukannya, Jumat (21/1) sekitar pukul 00.30 WIB di RSUD Raden Mattaher.

Menurut Zola, tindakan yang dilakukannya tersebut lantaran banyaknya keluhan dan laporan masyarakat terkait pelayanan yang ada di rumah sakit plat merah itu. Bahkan, ada masyarakat yang melapor kalau istrinya meninggal karena pelayanan yang buruk.

"Dia (masyarakat, red) bilang, pak Kalau masalah nyawa itu Allah SWT yang kuasa, tetapi selama istri saya dirawat di RSUD Raden Mattaher, sangat luar biasa sekali. Perawat dicari tidak ada, istri saya kesakitan saya panik harus melakukan apa, ketika saya cek perawat sedang tidur. Saya ketok-ketok tidak bangun," kata Zola, Minggu (22/1).

Berdasarkan hal tersebut, jelas Zola, dirinya harus melakukan tindakan tegas jika hal tersebut benar adanya yang disampaikan masyarakat. Dan itu terbukti nyata saat sidak itu dilakukannya.

"Kalau ini semua tidak saya lakukan suatu tindakan tegas, saya salah. Saya harus melakukan ini. Saya tahu tidak semua akan setuju apa yang saya lakukan, tapi saya harus melakukan ini," ungkapnya.

"Saya ambil resiko kalau orang membenci saya tidak apa-apa. Tapi yang saya lakukan ini adalah untuk kebaikan masyarakat," jelasnya.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan penghargaan bagi semua tenaga medis, dokter bidan, perawat dan sebagainya karena tanggung jawabnya besar.

"Saya berterimakasih kepada yang sudah disiplin, yang sudah berdedikasi tinggi. Saya mengajak, mari sama-sama kita layani masyarakat sebaik-baiknya," pungkasnya. (wan)


Berita Terkait



add images