JAMBIUPDATE.CO - Bintara Pembina Desa (Babinsa) menggeledak di sebuah rumah yang dijadikan indekos di Kampung Jati, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Cianjur. Tempat tersebut kerap menjadi lokasi pesta minuman keras (miras) dan perbuatan mesum yang dilakukan oleh sejumlah pemuda-pemudi.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, Pelda Dudu Abdulah tidak menemukan kelompok pemuda yang sedang melakukan pesta miras dan mesum. Namun, dia menemukan puluhan dus bekas obat batuk cair, pakaian dalam wanita, dan percikan darah di lantai tempat kos-kosan.
Mungkin tadi malam mereka ada di sini. Mereka mabuk dengan menkonsumsi komik, bisa jadi mereka mesum di sini karena di sini ada pakaian dalam wanita dan percikan darah ini saya belum tahu akibat kejadian apa, katanya kepada Radar Cianjur (Jawa Pos Grup).
Dudu mengatakan, mereka bisa masuk ke dalam kos-kosan dengan cara mencongkel dan merusak jendela bagian depan. Saat saya periksa jendela depan sudah rusak, kacanya juga sudah pecah. Pasti mereka masuk lewat jendela yang telah mereka rusak, jelasnya.
Lanjut Dudu, tempat kos ini sudah lama tidak ada yang menempati, sehingga mereka bisa leluasa melakaukan perbuatan maksiat di tempat itu.
Orang-orang pada enggak mau ngekos di sini karena daerah ini rawan maling. Pernah dulu kosan ini ada yang ngisi, saat penguhuni kosan pergi kerja, barang-barangnya malah raib dibawa maling. Akhirnya penghuni kosan memilih untuk pindah tempat kos, pungkasnya. (pj/dil/yuz/JPG)
Sumber: www.jawapos.com
