iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI -Truk-truk yang melebih tonase kerap masuk ke Kota Jambi. Akibatnya, jalananan menjadi macet dan cepat rusak. Terkait hal itu, Walikota Jambi Sy Fasha, memastikan dalam waktu dekat akan mengganti Perwal tersebut dengan perwal yang baru.

Walikota Jambi Sy Fasha mengatakan, sebaiknya truk yang masuk kota harus dibatasi maksimal hanya 3 ton saja. Namun hal ini nampaknya bertolak belakang dengan Peraturan Walikota (perwal) yang sudah diterbitkan.

"Saya sudah keluarkan perwal tentang truk yang boleh masuk kota sebelumnya. Namun didalam perwal itu terselip peraturan yang menyatakan maksimal kapasitas 6 ton," tegas Fasha.

Bahkan, dirinya memastikan perwal baru tersebut akan terbit pada Januari 2017. Ini karena mengingat masih banyaknya truk bertonase besar yang masuk ke kota Jambi. Selain mengakibatkan kemacetan ,truk bertonase besar tersebut dipastikan akan merusak jalan jalan yang ada di kota Jambi. "Mudah mudahan bulan ini selesai (perwal, red)," sebutnya.

Dijelaskan Fasha, tidak ada penentuan waktu boleh atau tidaknya truk tersebut masuk kota. Namun yang perlu ditekankan adalah kapasitas dari truk itu sendiri. " Tidak ada batasan jam. Ini akan berlaku permanen selama 24 jam. Tidak bisa jam segini bisa, tapi jam segini tidak bisa. Ukurannya adalah tonasenya," jelasnya. (hfz) 


Berita Terkait



add images