JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pemerintah Kota Jambi bersama Pertamina melakukan sidak elpiji bersubsidi 3 kg, Minggu (25/12). Sidak yang dilakukan di kawasan Kotabaru itu menyusuri toko yang bukan pangkalan menjual gas bersubsidi. Hasilnya, ditemukan tabung gas elpiji palsu dan berisi air.
Parrama Ramadhan, Sales Eksekutif LPG I Pertamina mengatakan, di kawasan Pall 5 Kotabaru, pihaknya mendapatkan tabung gas yang tidak resmi dari Pertamina.
Sebernanya ada beberapa toko yang mendapatkan tabung gas palsu dari oknum, katanya.
Kata Parrama, tabung gas yang palsu itu tidak bisa di prosres kalau dicontrol dari SPBU-nya, karena mereka memindahkan gas tersebut dari tabung 3 kg ke tabung 12 kg.
Secara logika air tidak pernah masuk ke gas 12 kg. Kalau ada air berarti ada pengoplosan, imbuhnya.
Sanki pasti ada. Kalau ada pangakalan nakal akan disaknsi berjenjang, mulai dari SP1 hingga penutupan pangakalan, pungkasnya. (hfz)
